Senin, 18 Januari 2016


                               Mengenal Packet Tracer Beserta  Latihan Merancang Sebuah Jaringan


1. Pengertian 



            Paket Tracer merupakan sebuah software jaringan komputer.  Software ini digunakan sebagai alat simulasi dalam mempraktekkan kinerja jaringan komputer.  Banyak sekali manfaat dari sofware ini yang sangat membantu dalam dunia kerja maupun dunia sekolah.  Dengan adanya software ini kita bisa mengenal secara detail bagaimana kinerja dari jaringan tersebut.

            Paket Tracer adalah sebuah software yang dikembangkan oleh Cisco.   Dimana software tersebut berfungsi untuk membuat suatu jaringan komputer ( computer network ).  Dalam program ini telah tersedia beberapa komponen atau alat yang sering digunakan dalam system network tersebut, seperti kabel LAN (cross over, console, dll), HUB, switch, router, dan lain-lain. Sehingga kita dapat dengan mudah membuat sebuah simulasi jaringan komputer yang kita inginkan.

           Cisco Paket Tracer memberikan banyak manfaat bagi kita yang masih belajar dalam merancang sebuah jaringan komputer. Dengan menggunakan Paket Tracer kita dapat belajar dari mulai merencanakan, membuat konfigurasi, menyetting alat, serta menganalisa troubleshooting yang terjadi.




Repeater

         Repeater  adalah Akses Point (AP) yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari akses point server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Repeater sendiri tanppa mengurangi bandwitch yang di sharing. Perangkat Repeater sendiri didesain sedemikian rupa sehinnga mampu untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari server, sehingga penguuna mendapatkan sinyal AP menjadi kuat.

         Fungsi Repeater: 
·         Untuk memperpanjang rentang jaringan dengan cara memperkuat isyarat elektronis dan untuk memperbesar batasan panjang satu segmen kesimpulan nya repeater itu alat untuk memperkuat signal.
·         Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar).
·         Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar).
·         Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server


Switch

      Switch adalah alat yang digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.
     Fungsi Switch:  Menghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).


Router

Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain.

Fungsi Router:  Penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya dengan Switch adalah kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN)


Gateway

            Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda.

             Fungsi Gateway: 
melakukan protocol converting, agar dua arsitektur jaringan komputer yang berbeda dapat berkomunikasi.


Hub

        Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet 10Baset atau serat optik sehingga menjadikannya dalam satu segmen jaringan. Hub bekerja pada lapisan fisik (layer 1) pada model OSI.

           Fungsi Hub: Bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP.


Cloud

         Komputasi awan (cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis  Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer.

         Fungsi Cloud: Mewakili seluruh proses dan peralatan jaringan yang terhubung pada jarak yang jauh dengan sebuah komputer. Sebuah cloud menyiratkan sebuah jaringan (internet) yang memiliki cara untuk terhubung ke jaringan tersebut. 



Bridge

         Bridge adalah jenis perangkat yang diperlukan jika dua buah jaringan bertipe sama (ataupun bertopologi berbeda) tetapi dikehendaki agar lalu lintas lokal masing-masing jaringan tidak saling mempengaruhi jaringan yang lainnya. Bridge memiliki sifat yang tidak mengubah isi maupun bentuk frame yang diterimanya, disamping itu bridge memiliki buffer yang cukup untuk menghadapi ketidaksesuaian kecepatan pengirimandan penerimaan data.

          Fungsi Bridge yaitu dapat memisahkan suatu paket data yg harus dikirimkan pada jaringannya sendiri atau pada jaringan yg lain, apabila kedua jaringan terhubung. Bridge dpt berpungsi sebagai router pada jaringan lebih luas. Hal tersebut dinamakan dengan istilah brouter (bridge-router). Bridge juga dpt meng-copy frame data dari suatu jaringan yg lain. asalkan jaringan trsbt msh terhubung.



          LATIHAN MERANCANG SEBUAH JARINGAN 




saya ingin membangun jaringan komputer di sebuah small office 2 lantai.  Kita tentukan dulu apa saja yang dibutuhkan, misalnya saja :
1. 12 PC
2. 7 Laptop
3. 2 Printer IP
4. 2 Switch
5. 1 Router Cisco
6. 1 Wireless Router
Setelah itu kita bisa mulai merancang menggunakan Paket Tracer
1. Buka aplikasi Cisco Paket Tracer
2. Desain Jaringan seperti pada gambar dibawah ini.  Atur IP untuk masing-masing komputer.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjM1l2oQ7hDKcWVtuU18tut0XLMDUN7taFQwpLzU3G8tjr-I_RUIecuEnPkIZM1TlEgPsS90uvbLPaI0u8468xmdZui1Am-S2FfxyevkQo1UA-Rcg7MIh9QAm0ks3PsBCwMSR6ilzJlaAU/s320/1.jpg
3. Atur IP pada PC dan Laptop dengan cara Klik PC —-> Desktop —-> IP configuration.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsUeQHQ3im3UvjIqs8nRdbiBud43Qf_TdOPkb29f-5eG9tmJ3ARvN5pKc_5TJNHYXbqxq6nuEcla0nDNpCRgrD-FI1jo421gTIuJw42mA4959rNJa86D2z8wqGukuNSo2BgRIxzpOISNM/s320/3.jpg
4. Konfigurasi Router
Pada Physical aktifkan tombol on dan pilih port yang dikehendaki

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfq1y0loOe6zVP19yUS4mQTf7RJISlXrFdeHjdauK_j1wKn3AXp0WFZqVkSXie987t4SuL3NtTN689D4qmBSWo0g_sUlwF4Xxp518IqGsYI1sHFusib5zmI0qqGoBwDtVIPySerNKiSRk/s320/4.jpg
Gambar dibawah ini cara menyeting router dengan cara yang lebih mudah yaitu menggunakan config, tinggal isikan pada FastEthernet dan isikan IP yang digunakan, Jangan lupa pada Port Status centang pada On.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLwmFLnEJNONsqflA_MLDTBQu_RRcZBbBAGXLgpYlUaeuGSukzjuoZj7xAjZcgWi7zxBgQ8S4yFPBTaP1ri3PHJXj1O93v9Q_OEEhFltw39e5yj6h71YveahuFUFted_eNIXdAzdW-Vvs/s320/5.jpg
Sedangkan pada gambar dibawah ini cara menyeting router menggunakan CLI.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtFp4qEaPyeZ0rwPiXEH14h5_Tlck7x3MWi2Zhmnd28VTyucVei8XPyMpGxLd2fbApqdwRAbSWL6g3ZngSeU6XWWqoGy2xB2ch8BjjO1XyZuKHYP4QuZ3ygd-wX_dfF8F5JoFnrB_7XkA/s320/6.jpg
5. Konfigurasi Wireless Router
Pada config pilih Internet untuk menyeting Internet pilih DHCP
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjs0VyHOjs-fq2ya0f2LwSzCuBx7_QZgXE-DUkCYP7d4WUL_fOAUhqcBA9eoGuYTseXIc1SUM7wAPMs6_JFZzqzITgemS7MxwIU8w1A4a7whAnMn-Sj4n6wt2QZcRj7JZCKuX_hwA_ql08/s320/7.jpg
Isikan IP untuk menyetting LAN yang terhubung dengan switch agar dapat  terhubung ke router.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJnRQy3nFqdvN1h4JqpvQ8CzMqEitLptrB-8fF7_i8_y2pDisga5uHNAnc61CVqO_lbxZ2JvhQwnWe1nPGHQPL3LPIZnjUmYGre5eWQ7lIxKWvPYrJUIVdoiTkCf5j5Sw4CGpjJsaRdpc/s320/8.jpg
Pada pengaturan wireless isikan SSID serta Authentication.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiO_TbMG47bHZETJDD2Py8YP3KGuNvgciA7WxkgiKZY7T3rVYoFUrWvHL8Br5xhL1-KlDqqrEXhOpSW1eu5bgnTYwA3w8TUCVbADkpUv4OkNJlia9YquOMhaTHb8dVCMvmPLch19qEqNFE/s320/9.jpg
6. Konfigurasi Laptop
Untuk penyetingan IP pada Laptop sam dengan penyetingan IP pada PC . Klik Laptop —-> Desktop—-> IP Configuration
Paga jendela Physical —-> Pilih Linksys WPC300N —-> Matikan tombol ON —-> Drag port untuk Linksys , dapat dilihat seperti pada gambar dibawah ini.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhoO_7R62DfmST3fgh2WU9aSWfX1Sm0eIRgCDNRWqvP1IOja8uSlZqy-e2mFoWvlH0dpgS2OO4tEzHW8DyeX8RzYZLTGL8xC-kMsAe9lxNzp_TNZvweshqDRhtnKlmIO9t2ZxqSr-6iL-8/s320/10.jpg
Jangan lupa Aktifkan Wireless pada laptop dengan cara Klik Desktop —->PC Wireless—-> Connect
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDh4YX4HytBz7fV-sFBZLANvvxTQ3PUW1WgZ0s8svoSG1pQRF7WQPRArMI_xqPi3LUc4YRITITRvzVscLjKoPTQSgws8Jc8WcMQ-qWIvOwoQ5T4-sFLCFtl_22fWi3p4dLKPOXu90zHak/s320/13.jpg
7. Konfigurasi IP Printer
Setting FastEthernet pada jendela config, isikan IP network yang akan terhubung ke printer.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgsytiuyOAfwBt4K3W8fonCao03egYRqjf9kjnyL97ifAwQ2NhEv_a6awJTtqz0XuZ1otx_SNLpBSaUNp7xJgNuuTC-a7-F_EouZ8AHK4MS0ExCALpjou7oL_0pDEbhmmWSLGBc-YCLuk/s320/11.jpg
8. Tes Koneksi
Setelah semua konfigurasi selesai, saatnya untuk menguji koneksi semua jaringan apakah sudah berhasil terkoneksi dengan cara ketik ping[spasi] IP address tujuan pada jendela Command Prompt.  Apabila setelah di ping muncul tulisan Reply from…. maka jaringan telah berhasil terkoneksi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgm8eYUtAxYskegJW4RBuEyQpi5u_ZYqVvV9VpdervsKwarbS-at7td358ADas_8H1wx1Og8fRWkrwziSeSJUkDV48lMuFf1s-VkJX4ho08MOqVxHhzE7-0q5KIqYzTNfXRyGpNrytEbPs/s320/12.jpg