Mengenal Packet Tracer Beserta Latihan Merancang Sebuah Jaringan
1. Pengertian
Paket Tracer merupakan sebuah
software jaringan komputer. Software ini digunakan sebagai alat simulasi
dalam mempraktekkan kinerja jaringan komputer. Banyak sekali manfaat dari
sofware ini yang sangat membantu dalam dunia kerja maupun dunia sekolah.
Dengan adanya software ini kita bisa mengenal secara detail bagaimana
kinerja dari jaringan tersebut.
Paket Tracer adalah sebuah software
yang dikembangkan oleh Cisco. Dimana software tersebut berfungsi untuk
membuat suatu jaringan komputer ( computer network ). Dalam program ini
telah tersedia beberapa komponen atau alat yang sering digunakan dalam system
network tersebut, seperti kabel LAN (cross over, console, dll), HUB, switch,
router, dan lain-lain. Sehingga kita dapat dengan mudah membuat sebuah simulasi
jaringan komputer yang kita inginkan.
Cisco Paket Tracer memberikan banyak
manfaat bagi kita yang masih belajar dalam merancang sebuah jaringan komputer.
Dengan menggunakan Paket Tracer kita dapat belajar dari mulai merencanakan,
membuat konfigurasi, menyetting alat, serta menganalisa troubleshooting yang
terjadi.
Repeater
Repeater adalah
Akses Point (AP) yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum
tercover oleh sinyal dari akses point server agar bisa menangkap sinyal WIFI.
Repeater sendiri tanppa mengurangi bandwitch yang di sharing. Perangkat
Repeater sendiri didesain sedemikian rupa sehinnga mampu untuk mengover
daerah-daerah yang lemah sinyal dari server, sehingga penguuna mendapatkan
sinyal AP menjadi kuat.
Fungsi Repeater:
· Untuk
memperpanjang rentang jaringan dengan cara memperkuat isyarat elektronis dan
untuk memperbesar batasan panjang satu segmen kesimpulan nya repeater itu alat
untuk memperkuat signal.
· Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar).
· Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar).
· Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server
Switch
Switch adalah alat yang
digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu
area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja
switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port
sehingga sering dinamakan multi-port bridge.
Fungsi Switch:
Menghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).
Router
Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol
kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol
dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain.
Fungsi Router:
Penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu
jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya dengan Switch adalah kalau switch
merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network
(LAN)
Gateway
Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu
jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang
menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari
satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang
protokolnya berbeda.
Fungsi Gateway:
melakukan protocol converting, agar dua arsitektur
jaringan komputer yang berbeda dapat berkomunikasi.
Hub
Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi
untuk menghubungkan peralatan-peralatan dengan ethernet
10Baset atau serat optik sehingga menjadikannya dalam
satu segmen jaringan. Hub bekerja pada lapisan fisik (layer 1)
pada model OSI.
Fungsi Hub: Bekerja tak
lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di
kabel UTP.
Cloud
Komputasi
awan (cloud computing) adalah
gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan
berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah
metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram
jaringan komputer.
Fungsi Cloud: Mewakili
seluruh proses dan peralatan jaringan yang terhubung pada jarak yang jauh dengan
sebuah komputer. Sebuah cloud menyiratkan sebuah jaringan (internet) yang
memiliki cara untuk terhubung ke jaringan tersebut.
Bridge
Bridge adalah jenis
perangkat yang diperlukan jika dua buah jaringan bertipe sama (ataupun
bertopologi berbeda) tetapi dikehendaki agar lalu lintas lokal masing-masing
jaringan tidak saling mempengaruhi jaringan yang lainnya. Bridge memiliki sifat
yang tidak mengubah isi maupun bentuk frame yang diterimanya, disamping itu
bridge memiliki buffer yang cukup untuk menghadapi ketidaksesuaian kecepatan
pengirimandan penerimaan data.
Fungsi Bridge yaitu dapat memisahkan suatu paket data yg harus
dikirimkan pada jaringannya sendiri atau pada jaringan yg lain, apabila kedua
jaringan terhubung. Bridge dpt berpungsi sebagai router pada jaringan lebih
luas. Hal tersebut dinamakan dengan istilah brouter (bridge-router). Bridge
juga dpt meng-copy frame data dari suatu jaringan yg lain. asalkan jaringan
trsbt msh terhubung.
LATIHAN MERANCANG SEBUAH JARINGAN
saya ingin membangun jaringan
komputer di sebuah small office 2 lantai. Kita tentukan
dulu apa saja yang dibutuhkan, misalnya saja :
1. 12 PC
2. 7 Laptop
3. 2 Printer IP
4. 2 Switch
5. 1 Router Cisco
6. 1 Wireless Router
Setelah itu kita bisa mulai
merancang menggunakan Paket Tracer
1. Buka aplikasi Cisco Paket Tracer
2. Desain Jaringan seperti pada gambar
dibawah ini. Atur IP untuk masing-masing komputer.

3. Atur IP pada PC dan Laptop dengan
cara Klik PC —-> Desktop —-> IP configuration.

4. Konfigurasi Router
Pada Physical aktifkan tombol on dan
pilih port yang dikehendaki

Gambar dibawah ini cara menyeting
router dengan cara yang lebih mudah yaitu menggunakan config, tinggal isikan
pada FastEthernet dan isikan IP yang digunakan, Jangan lupa pada Port Status
centang pada On.

Sedangkan pada gambar dibawah ini
cara menyeting router menggunakan CLI.

5. Konfigurasi Wireless Router
Pada config pilih Internet untuk
menyeting Internet pilih DHCP

Isikan IP untuk menyetting LAN yang
terhubung dengan switch agar dapat terhubung ke router.

Pada pengaturan wireless isikan SSID
serta Authentication.

6. Konfigurasi Laptop
Untuk penyetingan IP pada Laptop sam
dengan penyetingan IP pada PC . Klik Laptop —-> Desktop—-> IP
Configuration
Paga jendela Physical —-> Pilih
Linksys WPC300N —-> Matikan tombol ON —-> Drag port untuk Linksys , dapat
dilihat seperti pada gambar dibawah ini.

Jangan lupa Aktifkan Wireless pada
laptop dengan cara Klik Desktop —->PC Wireless—-> Connect

7. Konfigurasi IP Printer
Setting FastEthernet pada jendela
config, isikan IP network yang akan terhubung ke printer.

8. Tes Koneksi
Setelah semua konfigurasi selesai,
saatnya untuk menguji koneksi semua jaringan apakah sudah berhasil terkoneksi
dengan cara ketik ping[spasi] IP address tujuan pada jendela Command Prompt.
Apabila setelah di ping muncul tulisan Reply from…. maka jaringan telah
berhasil terkoneksi.
